Kamis, 18 Februari 2010

Camera View

Assalamualaikum,kawan-kawan...
Punapi gatra??becik-becik??
Oya,sebelumnya...biar suasana jadi sumringah,semangat dan meriah..kita jargon dulu aja yap.
archieve 2009...think creative and just design it...(hehehe,,,kalo salah maap yap!!!,,,saya sudah agak-agak tidak mengingatnya..)
yak,,,maap yak kalo postingannya telat sehari...maklum,,koneksi lagi mutung,...hehehe..

oke,,,sekarang kita ke pokok persoalan,,,,
materi kali ini sudah sering kita operasikan,,,namun terkadang kalau kita sudah lama tak mengotak-atik revit,atawa istilah lainnya memvakumkan diri dari dunia revit,tentunya dan sepastinya,dan bukan hal yang tabu bahwa kita akan mengalami amnesia lokal akan tata cara mengoperasikan tools ini.
untuk sekadar remembering,,,kali ini post-an akan menyinggung tentang Camera View...
Walaupun materinya tidak se-eksperet postingan teman2 lainnya,materi ini akan sangat menjadi sangat berbahaya jika kita melupakannya.
Berikut adalah sekadar memori saya (yang mungkin bisa dibilang juga hanya ala
kadarnya...hehehe,,,saya juga sebetulnya mengalami amnesia lokal....peace...^^v) tentang tools Camera View,,,

langkah-langkahnyapun adalah sebagai berikut:
  1. Yang paling utama dan paling penting sebelumnya adalah mengucapkan basmalah..(jangan lupa yap!!!!biar semuanya lancar..)
  2. Nyalakan PC atawa Laptop yang telah memiliki perangkat lunak atawa software yang berjudul Revit Architecture
  3. Klik Icon Revit Architecture dan operasikan.
  4. Pada tampilan awal,klik project yang akan di-View.
  5. Lalu klik View pada toolbar.
  6. Klik Camera,akan muncul icon camera.
  7. Posisikan camera pada sisi yang akan dilihat,klik mouse,tarik garis merah pada icon kamera sesuai dengan arah sisi yang akan dilihat dan klik mouse sekali lagi.
  8. Misal kearah 45 derajat sebelah kiri. hasilnya adalah seperti pada gambar berikut.

Nah,,begitulah sekiranya mengoperasikan tools Camera View. Tools ini penting diggunakan saat kita akan merender sebuah objek...


Yapyapyap.....
Sekianlah postingan ini.Jika ada kata-kata yang kurang berkenan dihati anda,mohon dimaafkan.bilamana dari postingan ini ada sesuatu hal yang berlebih yang tidak pada tempatnya ataupun ditemukan adanya kekurangan,sekiranya dengan harapan keikhlasan dari anda semua para pembaca tercinta untuk memakluminya...
Mari majukan Archieve kita bersama!!!!!
Jayalah Arcieve!!!
Jayalah terus Indonesia!!!!
Hidup Dayeuh Kolot!!!!!

Waalaikumsalam wr.wb.

(((((poster:afrin&lilo)))))

Jumat, 12 Februari 2010

Mensejajarkan antar komponen

Assalamualaikum wr.wb

postingan ini bakal nerangin gmn cara nya mensejajarkan komponen yang terdapat dalam sebuah ruangan maupun komponen yang menempel pada tembok (contoh: pintu,jendela dll).Cara nya simple banget kok. Maklum ya agan-agan pembaca , saya masih newbie ;;).
oke langsung mulai a
ja ya .


Langkah - langkah nya :


1. Buka Autodesk Revit Architecture, kemudian klik File => New => Project. Setelah itu akan muncul bidang kosong.

2. Kemudian kita buat tembok lurus dengan menggunakan tools Wall.












3. Kemudian pada tembok yang telah di buat kita pasangi komponen - komponen seperti pintu dan jendela (telah diposting cara nya di artikel2 sebelum nya hehe :D). Jarak nya tidak perlu kita atur , karena cara pensejajaran komponen akan kita pelajari.



Kasus yang akan kita selesaikan adalah seperti gambar di bawah ini.













Nah dari gambar di atas bisa kita liat lingkaran merah adalah posisi yang
mahiwal(read:menyimpang) dari pemasangan komponen. Seharusnya ,tiap komponen memiliki jarak yang simetris disesuaikan dengan fungsi masing2 komponen.


Maka dari itu , sekarang kita akan mensejajarka
n posisi komponen - komponen yang menyimpang. CARANYA :


4. Klik Floor Plans => Level 1 pada project browser untu
k mempermudah tampilan.

Akan muncul tampilan seperti di bawah ini.














Setelah itu kita tentukan bidang acuan awal dan akhir yang menunjukkan TERHADAP APA komponen akan disejajarkan .

Kemudian kita klik tools Dimension.

Bidang acuan dan tools Dimension dilingkari merah pada gambar di bawah.














5. Setelah meng-klik tools Dimension, Klik salah satu tembok yang dilingkari merah, kemudian klik 1 per 1 komponen secara berurutan hingga klik terakhir tepat pada tembok yang lain nya.

Tampilan akhirnya akan seperti di bawah ini














Kemudian lingkaran merah pada gambar di atas menunjukkan simbol seperti di bawah ini.












Setelah itu kita klik simbol di atas hingga tanda silang biru menjadi tidak ada.


Maka tampilan akhirnya seperti ini.














OKE LAH KALAU BEG BEG BEGITU ? :)

semoga bermanfaat.

*fkr

Top Surface :D

hai semua :)

disinin kami akan menjelaskan tentang gimana sih caranya buat tanah.maksud nya tanah kan ga rata tuh permukaan nya.lah caranya itu seperti apa, kami akan jelasin..
check it out !!

1.buka revit :p

2.click File > New > Project

3.Di dalem dialog box New Project:
a. dibawah nya Creat New, pilih Project
b. Klik OK

4.Di Project Browser, perhatikan kalo Level 1 nya tebal alias bold.karena hal itu mengindikasikan kalo view tersebut lagi active.

5.Di Project Browser, dibawah Elevations (Building Elevation), klik 2x South untuk merubah view nya. Don't forget to notice that two levels, level 1 and level 2 are defined by the default. oke.

6. Di Project Browser, dibawah Floor Plans, klik 2x Site untuk mengaktifkan view nya.

7. Klik File menu > Import/ Link > CAD Formats

8. Di Import/Link dialog box:
a. Navigate to the folder where you saved the courseware datasets untuk memilih site_model.dwg.file
b. Klik Open.

9. Klik kana Design Bar. klik Site.

10. Di Design Bar, Site TAb:
a. klik Toposurface
b. klik Use Imported . Impor Instance

11. Pada view windiw:
a. place the cursor over the imported toposurface to highlight it.
b. select the toposurface.

12. In the Add Points from Selected Layers dialog box:
a. clear all the check boxes except C-TOPO-MAJR
b. klik OK.

13. Di Design Bar, klik Finish Surface.

14. Di View Toolbar, klik Default 3D View.




>> rahmi dan berna <<

Rabu, 10 Februari 2010

warnanya biasa banged,ich!!!

ich...

bete,dech akyu...

bis postingnya telat...

gara" nak" kost,tuch...

blum pada bayar i-net...

jadi di blokir,dech...

sebel bangeudh...

hufh...

>,<


lho...

kok malah curhat gitu???

sorry,cuy...

emosi,eike...

ahaha...


nih...

gw mau posting,nih...

kalo lu pade mau nambahin komponen kaya posting di tanggal 7 itu,tuh...

kayanya...

warnanya biasa bangedh...

cuphu,gito,loch...

ahaha...


mau ganti warna???

tapi g ngerti caranya...

gw kasih tau,deuh...

tapi...

kasih tau,g ya...

.

.

.

.

oke,deh...


gini,nich...

gw ambil contoh, sopa aja,yiah...

(maklum, kebawa sunda, jadi g bisa ngomong ep...)


abis ntuh, elemen properties dah...

dah ntuh, liat ajah gambar...

klik yang ditunjuk ama yang merah" ntuh...

kalo g ngerti, yang merah ntuh edit/new...

trus, pilih tuh salah satu dari materal and finishes...

dah,kan...

cari aja,dah apa yang lu mau...

tuh warna terserah...

ahaha...


*jreng-jreng...

(pake backsound supaya keren...)


iiihhh....

kursinya pink...

lucu kaya akyu...

ahaha...

warnanya jadi g biasa,kan???

ahaha...


dah,yia...

dah seneng,gw...

internet dah bisa jalan lagi...


padahal...

*celingak-celinguk...

Bisik" mode: on

gw masih blum bayar internet...

hehe...


DHUAAKKK....

*ditimpuk anak kosan...


@_@


By: Arief Yudha I.

Label:

Minggu, 07 Februari 2010

MENAMBAHKAN COMPONENT AGAR BANGUNAN TERLIHAT LEBIH MENARIK

Maaf teman" kalau kirimannya agak terlambat.. selamat mencoba..

Setelah bikin bangunan sepertinya belum lengkap kalau kita belum menambahkan component agar tampilan bangunan terlihat menarik dan tidak membosankan. Umumnya component bangunan sendir I ada 2 bagian, ada yang interior dan ada yang exterior. Bedanya sesuai dengan artinya kalau exterior berarti component untuk di luar bangunan dan interior berarti component untuk didalam bangunan. Biar gak kelamaan basa basi langsung dimulai aja ya tutorialnya..

1. Pastikan Floor Plans yang digunakan berada pada level 1 agar component yang kita taruh nanti letaknya berada di lantai 1


2. Kemudian pada Menu Basic klik submenu Component


3. Dibagian atas secara otomatis akan muncul 2 kotak baru, kita pilih Load (Perlu diketahui, pilihan load biasanya digunakan kalau saat menginstall Revit Architecture 2009 kita juga menginstall Library. Funsinya untuk tadi, menambahkan berbagai perlengkapan component exterior maupun interior. Tapi jangan kawatir bila saat menginstall Revit kalian tidak menginstall library sekalian, componentnya bisa di download secara gratis. Searching aja di Google)

4. Setelah mengklik Load, akan muncul sebuah dialog Box yang menampilkan berbagai pilihan menu. Pilih salah satu folder sesuai dengan component yang akan kita masukan, misalnya pilih Furniture, Mass, atau Planting sesuai dengan bagian apa yang ingin di tambahkan.

5. Kemudian pilih componentnya, setelah itu tekan Open

6. Kemudian letakkan pada bagian yang diinginkan

7. Kalau posisinya kurang pas atau kurang sesuai selera, bisa di putar dengan menggunakan tool Rotate yang aktif setelah mengklik komponen dan terletak di bagian kanan atas

8. Kalau bendanya kurang besar atau terlalu besar dan mau dikecilkan, bisa diklik kanan pada benda kemudian pilih Element Propeties, setelah akan muncul Dialog Box kemudian pilih Edit, lalu ganti ukuran benda tersebut sesuai yang diinginkan

Catatan : Component tidak hanya bisa di letakkan di Lantai 1saja, namun juga bisa diletakkan di Lantai 2,3 atau seterusnya tergantung pada level yang digunakan.

By : Vidy G N dan Lanashia B

Sabtu, 06 Februari 2010

tutorial episode 1



maaf ya gan kalo kurang jelas..
masih belajar..
hehe

Label:

Jumat, 05 Februari 2010

Railing

Pada umumnya di setiap rumah selalu memiliki pagar atau paling tidak di dalam desain rumahnya terdapat pagar. Pagar di dalam revit disebut juga railing. Nha, sekarang kita cari tahu yuk gimana sih cara buat pagar di revit?

1. Pertama, kita buka file baru kemudian buat rumah. Sebelumnya telah dijelaskan bagaimana cara membuat rumah. Supaya mudah, rumahnya jangan dikasih roof dulu. Kita akan buat pagar pada bagian yang ditunjuk anak panah.


2. Kedua, pilih floor plans pada level 1, hingga tampak seperti :


3. Kemudian pilih tool railing pada pilihan modeling.


Sehingga muncul tampilan seperti di bawah ini, pilih lines kemudian sketch pada bagian yang akan dibuat pagar.



Lalu klik finish sketch, dan jadi deh pagarnya.. Namun, ada yang perlu diketahui, untuk membuat pagar harus dilakukan satu per satu sehingga sketc lines yang dibuat tidak boleh terputus.



4. Ulangi cara di atas untuk membuat pagar pada lantai 2, caranya pilih floor plans yang lantai 2, kemudian akan muncul gambar seperti ini:



Ikuti langkah-langkah seperti point 3 sehingga gambar yang dihasilkan menjadi:



5. Biar gambarnya lebih sempurna jangan lupa dikasih roof ya..
Then, hasil akhirnya jadi gini:
Gak susah kan bikin railing..
Semoga info ini bisa bermanfaat buat temen2 ‘n maaf kalau ada yang mbingungin..hehe..
Salam Revit!! ^^

By Resti M & Rany Dwi A.

Kamis, 04 Februari 2010

Flooring rumah

hollllaaaa.............
assalamu'alaikum wr.wb.
sekarang tanggal 5 februari 2010 artinya giliran kita nih masukin posting kita...
kita sekarang mau ngebahas flooring .
yuks mulai aja deh....

1. pertama nyalain dulu laptop kamu
2. buka deh aplikasi tercinta kita revit
3. pilih new project
4. pilih wall ( kami anggap kalian udah bisa, liat aja postingan sebelumnya kalo adaa)






5. kita pilih floor pada mode sketch seperti pada gambar ini



6. kita pilih pick wall terus kita click wallnya. ntar wall yang udah di click warnanya otomatis berubah jadi pink,,,,



7. kita abis itu pilih floor properties(ini tuh gunanya untuk ngasih material floor kita)...


kamu sekarang pilih duplicate,,




8. sekarang kamu tinggal pilih bahan apa yang mau digunain di lantai kamu,, contoh saya pake wood-flooring(kita juga bisa milih kayu-kayunya loch,,,)



9. setelah semuanya selesai kamu tinggal teken level 1 pada floor plans...
abis itu kamu langsung pilih 3D dan pilih yang pake shadding...
dan akhirnya lantai saya selesai juga.....




Nah,, segitu dulu aja yah.....
kita juga udah sedikit rada-rada lupa euy,,, jadinya cuma ngepost floor doang..
Semoga yang kita postin bisa ngingetin lagi...

makasih
assalamu'alaikum wr.wb.

by
evy PK & inggar DS

Rabu, 03 Februari 2010

Melubangi Atap

Assalamualaikum wr. Wb.

Hallo para pembaca blog revit

Hmm,,pasti sudah menunggu postingan terbaru dari kita ya.:DD

Okelah kalau begituMari kita mulai revit mode ON!!

Topik kali ini adalah membuat lubang pada atap. Ini berfungsi seperti saat kita membuat cerobong asap perapian.. .

- Jika ingin memulai file baru, setelah membuka aplikasi revit, buat new file ( Ctrl + N )

-selanjutnya kita membuat bangunan, sederhana saja karena focus kita pada pelubangan atap


1. membuat dinding (langkah-langkah ada di postingan sebelumnya)

Disini saya mencontohkan satu ruangan berbentuk segiempat saja.


2. membuat atap ( roofing sudah ada langkah-langkahnya , check di posting tanggal 25 januari 2010)

Saya membuat atap lengkung saja ya. Jadinya akan nampak seperti ini:


3.Jangan lupa satukan atap dengan dinding ( attach dinding ke atap)


4. edit atap (roof) menggunakan tool CUT PLAN PROFIL

-select/klik atapnya

-klik tool cut plan profil yang ada di sebelah tool edit


sketchnya kotak (misalnya) ..




5. setelah itu finish sketch ya. jadinya akan seperti ini..




Nah, setelah membaca materi ini,

pasti kalian bisa berimprovisasi sendiri sekarang dengan atap,

misal membuat lubang asap perapian, dsb.


.:.Selamat Mencoba.:.

Wassalamualaikum Wr. Wb.

- PMP -

Label: , ,